Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat tidak hanya membawa kemudahan, tetapi juga menghadirkan dampak yang perlu diwaspadai. Akses terhadap media sosial kini begitu mudah dan murah, sehingga dapat digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Platform seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan aplikasi lainnya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, tempat orang membagikan aktivitas, kebahagiaan, bahkan kesedihan dalam waktu singkat yang dapat diketahui banyak orang.
Kemudahan dalam memperoleh informasi secara instan ini memunculkan fenomena yang dikenal sebagai FOMO (Fear of Missing Out). FOMO adalah kondisi di mana seseorang merasa cemas atau khawatir berlebihan ketika tidak mengikuti perkembangan terbaru, terutama yang dibagikan di media sosial. Perasaan ini bisa ringan, namun juga dapat berkembang menjadi serius ketika seseorang mulai membandingkan dirinya dengan orang lain dan merasa hidupnya kurang memuaskan.
Pada tingkat yang lebih tinggi, individu yang mengalami FOMO akan merasa gelisah ketika tidak terhubung dengan media sosial. Mereka menganggap akses terhadap media sosial sebagai kebutuhan utama, bahkan hingga mengabaikan aktivitas penting lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang, terutama generasi muda.
Fenomena FOMO juga tidak lepas dari peran media sosial sebagai “jendela kehidupan” orang lain. Melalui unggahan yang terlihat menarik, seseorang terdorong untuk terus mengikuti dan membandingkan diri, yang pada akhirnya dapat menimbulkan rasa tidak puas terhadap kehidupan pribadi.
Istilah FOMO sendiri pertama kali diperkenalkan oleh Patrick McGinnis pada awal tahun 2000-an melalui tulisannya tentang perilaku sosial di kalangan mahasiswa. Sejak saat itu, FOMO menjadi istilah yang digunakan untuk menggambarkan kecemasan karena takut tertinggal informasi atau pengalaman yang dianggap penting. Kondisi ini dapat membuat seseorang merasa tersisih dan menganggap kehidupan orang lain lebih menyenangkan dibandingkan dirinya sendiri.